Gerakan Multipihak Penanggulangan Kemiskinan (GMP-PK) Energi Baru Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem di Provinsi Nusa Tenggara Barat

Authors

  • Sonyaruri Satiti Ruri Universitas Gadjah Mada
  • Nawawi Badan Riset dan Inovasi Nasional
  • Mugia Bayu Rahardja Badan Riset dan Inovasi Nasional

DOI:

https://doi.org/10.55480/saluscultura.v3i2.123

Keywords:

Kemiskinan Ekstrem, Gerakan Multipihak, Penanggulangan Kemiskinan, Kemiskinan Multidimensional

Abstract

Kemiskinan ekstrem di Provinsi Nusa Tenggara Barat merupakan masalah yang kompleks dan multidimensional. Salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Provinsi NTB untuk percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem adalah melalui Gerakan Multipihak Penanggulangan Kemiskinan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kondisi kemiskinan ekstrem, profil rumah tangga miskin ekstrem dan implementasi Gerakan Multipihak Penanggulangan Kemiskinan di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui in-depth interview (wawancara mendalam) dan analisis data sekunder bersumber dari Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan, Badan Pusat Statistik, regulasi dan beberapa dokumen serta laporan Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Hasil penelitian menunjukkan Gerakan Multipihak Penanggulangan Kemiskinan melibatkan banyak organisasi masyarakat, pondok pesantren, organisasi keagamaan, Forum CSR dan lainnya. Ternyata program-program yang ada pada mitra pembangunan itu banyak sekali yang menyentuh kegiatan-kegiatan dalam rangka penanggulangan kemiskinan ekstrem. Dalam Forum CSR misalnya, ada banyak perusahaan yang menyalurkan dana-dananya kepada masyarakat. Gerakan Multipihak Penanggulangan Kemiskinan merupakan energi baru dalam penanggulangan kemiskinan ekstrem yang dinilai sebagai salah satu pemantik angka kemiskinan ekstrem di Provinsi NTB bisa menurun.

Author Biographies

Nawawi, Badan Riset dan Inovasi Nasional

Nawawi is currently working as senior researcher and head of the Research Center for Population, National Research and Innovation Agency (BRIN) Indonesia. He obtained PhD from the University of Leeds, United Kingdom in January 2020 with the thesis entitled  “Trade Union Politics and Elections in Post Authoritarian Indonesia”. His research focus on the issues related to labour movement and employment development in Indonesia. Currently he is working for the Regional Representative Council Republic of Indonesia preparing an academic paper for the revision of Law No. 21 of 2000 on Trade Unions. He is also conducting a collaborative research project with his counterpart in Vietnam on the labour market flexibility and labour challenges in the post-covid-19 pandemic in Indonesia and Vietnam and a research grant sponsored by the Sumitomo Foundation on the issues related to fisherman regeneration in Indonesia and Japan.  Starting March 2022, he leads a research group on the disability issues at BRIN and preparing research related to disability and tourism development in Indonesia. His latest publication is “Understanding and Managing Cascading and Systemic Risks: Lesson from Covid 19” published by UN Office for Disaster Risk Reduction (UNDRR), April 2022. He can be contacted through email: nawa003@brin.go.id.

Mugia Bayu Rahardja, Badan Riset dan Inovasi Nasional

Mugia Bayu Rahardja is a Researcher at Research Center for Population National Research and Innovation Agency

References

Afrida, M. (2022). Penanggulangan Kemiskinan Di Provinsi Aceh Dalam Pendekatan Collaborative Governance Oleh Tim Koordinasi Percepatan Penanggulangan Kemiskinan. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik, 7(4).

Alkire, S., Oldiges, C., & Kanagaratnam, U. (2021). Examining multidimensional poverty reduction in India 2005/6–2015/16: Insights and oversights of the headcount ratio. World Development, 142, 105454.

Ansell, C., & Gash, A. (2018). Collaborative platforms as a governance strategy. Journal of Public Administration Research and Theory, 28(1), 16-32.

Azis, M. M., & Eko, P. (2021). Collaborative governance for poverty alleviation: A systematic mapping study. Вестник Российского университета дружбы народов. Серия: Государственное и муниципальное управление, 8(1), 20–36.

Badan Pusat Statistik. (2023a). Analisis Pembangunan Manusia Provinsi Nusa Tenggara Barat 2022. Badan Pusat Statistik.

Badan Pusat Statistik. (2023b). Data dan Informasi Kemiskinan Provinsi Nusa Tenggara Barat 2018-2022. Badan Pusat Statistik.

Balasubramanian, P., Burchi, F., & Malerba, D. (2023). Does economic growth reduce multidimensional poverty? Evidence from low-and middle-income countries. World Development, 161, 106119.

Creswell, J. W. (2010). Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Pustaka Pelajar.

Hammond, J., Pagella, T., Caulfield, M. E., Fraval, S., Teufel, N., Wichern, J., Kihoro, E., Herrero, M., Rosenstock, T. S., & van Wijk, M. T. (2023). Poverty dynamics and the determining factors among East African smallholder farmers. Agricultural Systems, 206, 103611.

Handayani, N., Risyanti, R., Suripto, S., & Simangungsong, F. (2023). Collaborative Governance dalam Penanggulangan Kemiskinan di Kabupaten Bangkalan Provinsi Jawa Timur. Jurnal Ilmiah Wahana Bhakti Praja, 13(1), 66–67.

Harahap, R. N., & Maheswara, A. S. (2021). Pemberdayaan Kelompok Rentan Difabel Melalui Kemitraan Multipihak. Jurnal Masyarakat dan Desa, 1(2), 164–178.

Iza, S. M., & Nurhaeni, I. D. A. (2021). Proses Kolaborasi dalam Penanganan Kemiskinan: Studi Kasus pada Program Gandeng Gendong di Yogyakarta. Jurnal Mahasiswa Wacana Publik, 1(2), 365–379.

Latif, S. (2018). Model Collaborative Governance Dalam Penangulangan Kemiskinan Di Daerah (Studi Kasus dalam Program Dusun Terpadu Mandiri di Boalemo Provinnsi Gorontalo). Proceedings of International Interdisciplinary Conference on Sustainable Development Goals (IICSDGs), 1(1), 131–143.

Lawelai, H., & Nurmandi, A. (2022). The Model of Collaborative Governance in Addressing Poverty in Indonesia. Jurnal Ranah Publik Indonesia Kontemporer (Rapik), 2(2), 195–206.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1992). Analisis Data Kualitatif. Terjemahan Tjetjep R.R. UI Press.

Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem. (2023). Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem. Retrieved from https://p3ke.kemenkopmk.go.id.

Permani, R. (2021). Collaborative Governance in Poverty Reduction in Bandung City. Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Publik, 11(1), 24–39.

Pratama, I. N. (2023). Skema Pengentasan Kemiskinan Ditinjau dari Perspektif Collaborative Governance di Kota Mataram. Jurnal Komunikasi dan Kebudayaan, 10(1), 61–77.

Putra, E., Elsyra, N., & Zaenuri, M. (2020). Tata Kelola Kolaborasi dalam Penanganan Kemiskinan di Kota Yogyakarta: Studi Kasus Program “Gandeng-Gendong.” Jurnal Ilmiah Tata Sejuta STIA Mataram, 6(2), 571–592.

Rana, I. A., Khan, M. M., Lodhi, R. H., Altaf, S., Nawaz, A., & Najam, F. A. (2023). Multidimensional poverty vis-à-vis climate change vulnerability: Empirical evidence from flood-prone rural communities of Charsadda and Nowshera districts in Pakistan. World Development Sustainability, 2, 100064.

Sahar, A. R., & Salomo, R. V. (2018). Tata Kelola Kolaboratif Dalam Penanggulangan Kemiskinan di Kabupaten Pinrang. The Indonesian Journal of Public Administration (IJPA), 4(2), 49–64.

Salsabila, L., & Sadayi, D. P. (2022). Collaborative Governance dalam Pengentasan Kemiskinan di Kabupaten Kulon Progo. Dialektika Publik, 6(1), 28–34.

Saufi, A. (2021). Dinamika collaborative governance dalam penanggulangan stunting ditengah pandemi covid-19. Prosiding Seminar Nasional Penanggulangan Kemiskinan, 1(1).

Sudirman, F. A., Basri, M., Huda, K., & Upe, A. (2020). Collaborative Governance Dalam Pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) Sebagai Upaya Pencapaian Sustainable Development Goals (Sdgs). Jurnal Neo Societal, 5(4).

Tando, C. E., & Haryanti, R. H. (2020). Collaborative governance in overcoming poverty problems in Surakarta: a literature review. Third International Conference on Social Transformation, Community and Sustainable Development (ICSTCSD 2019), 163–167.

Trisniawan, N., Wahyunengseh, R. D., & Haryanti, R. H. (2022). Collaborative Governance in Poverty Alleviation Pilot Project in Ngawi Regency. International Conference on Communication, Policy and Social Science (InCCluSi 2022), 311–322.

Vollmer, F., & Alkire, S. (2022). Consolidating and improving the assets indicator in the global multidimensional poverty index. World Development, 158, 105997.

Waliyyudin, M. H., Priyanti, E., & Azijah, D. N. (2023). Penanggulangan Kemiskinan di Kecamatan Kutawaluya Kabupaten Karawang Melalui Konsep Collaborative Governance. NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 10(4), 1737–1743.

Downloads

Published

2023-12-30

How to Cite

Ruri, S. S., Nawawi, N., & Mugia Bayu Rahardja, M. B. R. (2023). Gerakan Multipihak Penanggulangan Kemiskinan (GMP-PK) Energi Baru Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Salus Cultura: Jurnal Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan, 3(2), 91–101. https://doi.org/10.55480/saluscultura.v3i2.123

Issue

Section

Articles